Friday, 13 April 2018

BACKPACKER BANDUNG KE GUNUNG RINJANI CUMAN 600 RIBUAN

Tepatnya 2017 tahun lalu (ya sekarang kan tahun 2018) pada bulan Juli-an, saya sedang patah hati patah hati nya (boong, maksudya lagi ingin move on bener bener), tercetuslah pemikiran ingin pergi jauh naik gunung yang gak ada sangkut pautnya sama mantan (dasar anak muda, pikirannya cinta mulu). Oke waktu itu saya langsung buat snapgram dah tuh yang isinya kurang lebih seperti ajakan naik gunung "Gn. Rinjani yuk kuy" dari sekian dm yang masuk, ada salah satu teman saya yang serius menanggapi nih namanya a wakhid, oke kurang lebih saya dan a wakhid melanjutkan chatt di Line, saya langsung dah tuh nyari informasi mengenai transportasi ke Gn. Rinjani naik apa aja dan
berapa serta menghabiskan waktu berapa hari, setelah di dapat beberapaa referensi dari internet, saya langsung konfirmasikan ke a wakhid dia mah jawabnya iya iya aja. Nah kebetulan waktu itu masih ada waktu kan ya buat nabung, dari selang waktu itu saya buka IG dan kebetulan ada postingan dari @Id_pendaki (kalau ga salah nih ya) yang isi postingannya itu mengenai cari barengan, nah saya nulis tuh di kolom komentar, Rinjani insya Allah tanggal 20 agustusan start dari bandung, eh emang ajaibnya media social langsung dah ada yang nge dm namnya a saleh (orang Jakarta) yaps kebetuan dia pun mau berangkat ke rinjani, kami pun janjian nanti di Surabaya, berhubung saya masih takut kalau berangkat cuman berdua jadi saya posting lagu tuh “hayu kuy Gn. Rinjani” di aplikasi BBM, nah kebetulan ada amel yang ngomen kurang lebih katanya temannya amel ada yang mau ikut ke rinjani namanya A Rizki dan A Ipong (dua duanya orang ciamis), oke saya pun kontekan  sama temannya mel ini (A rizki dan A ipong).  Pokonnya SINGKAT CERITA, hari dimana kami berempat (saya, a wakhid, a rizki dan a ipong) berangkat dari stasiun kircon bandung (lupa lagi euy berangkat jam berapa pokonya mah subuh da), menuju ke stasiun Gubeng (Surabaya) untuk perjalananya sendiri kalau ga salah kurang lebih 16 jam dengan harga tiket 110.000 (lagi naik naiknya, harga normal 94.000), sesampainya di stasiun gubeng pada malam hari kami dijempu oleh temannya a ipong dari Surabaya yaitu a dias dan teh titis, kami diajak jalan jalan malam dulu tuh keliling kota Surabaya pokonya mah kakubek (bahasa indonesianya terkunnjungi semua), selesai keliling kota suarabaya kami pun menginap di persinggahannya a dias dan the iis yang baik hati ((suka sama pasangan ini baik banget), esoknya kami packing persiapan perjalanan menuju Pelabuhan tanjung perak, kami naik grab harganya iitu 50.000 untuk 3 orang, kebetulan a ipong naik motor dengan a dias, kami pun berangkat pada pagi hari, sesampainya di pelabuhan kami membeli tiket kapal Legundi  keberangkatan kapal jam 12 siang dengan harga tiket 72.000 + 15.000 (uang makan) jadi total 87.000. Oh iya saya lupa nyeritain satu teman saya juga yang ikut namanya the calista (kennalan di media sosial) kebetulan the calista dating bersama temannya yang bernama a edo (mereka berdua asli orang Surabaya), the calista ke Gn. Rinjani kebetulan ada project jadi fotografer dari trip bussines (namanya a dimas) pokonya mah gitulah singkatnya mah. Saya pun bertemu dengan a saleh (teman medsos juga) bersama temannya saya lupa namnya tapi saya nyebut dia THE JAK,Kami pun bertambah personil dong, kami sambil nunggu kapal bersandar nunggu diatas pelabuhan (lupa namanya) ehhhhhhh disitu kami dapat teman baru namanya A ardi (si gimbal dari aceh) beserta 3 orang temannya. Wow nambah lagi aja tuh personil udah berapa ya (satu dua tiga,….. ah ga keitung).
            Setelah ditunggu tunggu akhirnya kapal legundi bersandar kami pun naik dan selama perjalanan banyak juga yang tujuan nya mau ke Gn. Rinjani salah satunya saya berkenalan dengan a agus (orang bandung oge) berangkat sendiri dia wandai gila , singkat aja ya kami pun sampai di pelabuhan Lembar pada malam hari (kasubuhnakeun), kami naik mobil kolbak seharga 500.000 (untuk 10 orang), oh iya kami disana kebetulan ketemu sama temannya teh calista (a dimas) tapi cuman sebentar, the calista berangkat dengan a dimas, jadi disini saya ceweknya sendirian (eh engga ketang ada 1 orang lagi cewek dari jakareta beserta suaminya). Singkat cerita lagi saja ya, kami pun sampai di sembalun pada dini hari jam 3an lah, kami beristirahat di basecamp nya bu tutik (lupa ga dicatet nomor hpnya), kami (saya, a wakhid, a ipong, a rizki dan a agus) pada hari kedatangan tidak langsung berangkat ke Gn. Rinjani melainkan tidur satu hari lagi di bc. Bu Tutik, sedangkan a saleh dan si The Jak langsung berangkat menuju Gn. RInjani.
            Keesokan hharinya kami packing ulang kembali apa saja yang memang sangat di perlukan untuk perjalanan, kami meninggalkan beberapa pakaian di basecamp bu tutik biar ga berat, kami diantarkan oleh mobil dari basecamp bu tutik sampai ke jalur tengah Gn. Rinjani (oh iya bayar lagi tuh 300.000 diantar ke jalur tengah dan nanti pulangnya di jemput lagi ke senaru), sesampainya di jalur tengah kami pun berangkat memulai perjalanan dengan diawali doa bersama, BISMILLAH YA ALLAH awalnya kami tersesat malah menju perkebunan warga, kami diberitahu oleh warga jalur yang seharusnya itu tadi berjalan belok kiri lalu lurus (menuju kebun apel), sesampainya disana nanti kita akan melihat pemandangan padang savana kurang lebih perjalanan 2 jam menuju hutan, nanti di tengah tengah perjalanan kita akan menemukan yang namanya hutan, di hutan ini perjalanan kurang lebih 1 jam , setelah kita keluar dari hutan kita akan bertemu dengan jalur yang dari sembalun, oh iya  jadi jalur tengah ini merupakan jalur terdekat menuju ke pos 1 timbang dari jalur sembalun (kata orang yang di basecamp bu tutik), setelah keluar dari hutan kami beristirahat terlebih dahulu, disitu kami bertemu orang orangg termasuk 3 orang porter dan 2 orang bule yang sama sama sedang istirahat, kami ngobrol ngobrol dengan porter lalu kami diberi air minum 2 botol besar, jadi total air yang kami bawa saat itu 7 botol air besar untuk 4 orang, kami pun melanjutkan perjalanan, sesampainya kami di pos 1 kami makan terlebih dahulu makan cemilan kurang lebih 20 menitan, kami lalu melanjutkan perjalanan menuju pos 2 jalanan menuju pos 2 ini yaitu  padang savana dan juga bebatuan, oh iya kalian bisa memakai jasa ojek untuk menuju ke pos 2 dari awal kalian naik (tapi saya gatau berapa harganya euy), sesampainya di pos 2 KONON YANG KATANYA ada sumber air ternyata tidak ada karena sumber airnya KIRUH (kotor), kami pun istirahat terlebih ahulu dengan sisa air kurang lebih 6 botol lagi (oh my god), setelah istirahat kurang lebih di pos 2 20 menitan kami melanjutkan perjalanan meuju pos 3 yang katanya juga ada sumber air , namun ternyata tidak ada bung , berhubung hari sudah gelap, kami pun memasang tenda di pos 3 lalu masak masak dan makan, dengan sisa air 4 botol lagi kami mulai memanage penggunaan air untuk hari esok , OH MY GOD 4 botol untuk 5 orang.
            Keesokan harinya kami packing dan melnjutkan perjalanan menuju plawangan , kami melewati terlebih dahulu yang namanya 7 bukit penyesalan, tapi alhamdulilah CAPEK BANGET YA ALLAH, dan terbayar sih pas sampe di plawangan kami istirahat dulu gigitaran karena kebetulan kami bertemu rombongan orang orang dari Lombok asli yang bawa gitar, kami nyanyi nyanyi dahulu, lalu langsung melanjutkan perjalanan menuju plawangan yang paling ujung, yang dekat dengan jalur menuju puncak, kami pun bagi bagi tugas ada yang bawa air da nada yang membangun tenda, oh iya selama perjalanan dari pos 3 ke plawangan kami sangat sangat sangat kekurangan air, untungnya ada beberapa pendaki yang memberi setetes air nya (alhamdulilah). Setelah semuanya selesai , kami pun memasak lalu makan lalu foto fotoan (eduns mantep pemandanganna), kami ngobrol ngobrol dengan tetangga sebelah (yang rombongan orang Lombok tea) gigitaran kayak biasa , dan memtuskan besok pergi summit jam 2 malam (isuk isuk teuingnya hmmm), eh ternyata eh ternyata jam 2 belum pada ada yang bangun, jadinya kami erangkat jam 4 subuh , BISMILLAH kami memulai summit dan sholat subuh di trek, di tengah perjalanan  kami bertemu dengan beberapa rombongan yang sedang menyalankan api unggun kami pun ikut nimbrung kurang lebih 10 menitan, oh iya trek meuju puncak ini sangat sangat sangat melelahkan karena berupa bebtuan keci yang satu langkah naik 3 langkah turun,  sesampainya ¼ lagi puncak saya NYERAH ( karena hidung udah meler dan sesak bung nafas saya ga kuat) anginnya kenceg banget (ngapungkeun langlayangan ge langsung ngapung ceuk paribasana), nah sedangkan a ipong, a rizki, dan a agus melnjutkan ke puncak, kalau a wakhid menemani saya nih (unchhhh teman yang baik baik baik), saya dan a wakhid foto foto duulu nih ada meren 1 jam ya foto buat orang orang yang SPESIAL AJA wkwkwk, saya dan a wakhid pun turun duluan kami tiduran dan makan cemilan hihi, datanglah a ipong, a rizki dan a agus, kami pun packing karena akan melanjutkan perjalanan ke danau segara anak, oh iya tadi pas summit tenda kami dijagain sama orang Lombok tea karena kebetulan mereka ga ke puncak hihi makasih ya makasih banyak. Plawangan – Danau segara anak itu perjalanan kurang lebih 5-6 jam an lah kalau ga salah, sesampainya di danau segara anak seperti biasa kami buat tenda makan lalu tidur oh iya sama foto foto .
            Keesokan harinya jam 10 an kami melanjutkan perjalanan pulang Danau segara anak- Senaru ini merupakan perjalanan terpanjang dan tercapek, kami menuju plawangan senaru itu siang hari adalah jam 2 an mah, kami pun lanjut menuju hutan senaru pokonya sampai gerbang senaru itu jam 9 malam kalau ga salah, oh iya ditengah perjalanan di hutan senaru kami bertemu dengan rombongan a fahrudi orang Lombok asli nih beserta ke 4 temannya, kami pun bareng bareng istirahat dulu di gerbang senaru
            Keesokan harinya kami pun pulang nih namun a ipong, a rizki dan a agus melanjutkan perjalanan menuju pulau kenawa, sedangkan santi dan a wakhid dan a fahrudy pulang saja hihi karena memang ngudag waktu euy duh. Setelah ngobrol ngobrol ternyata a fahrudy mengajak kami untuk menginap di rumahnya yang ada di Lombok – mataram (rezeki anak sholehah alhamdulilah), kami pun menginap di rumah a fahrudy, masya Allah keluarganya baik banget kami di suguhi makanan, oh iya a fahrudy ngajak keliling Lombok dari ujung sampai ujung keesokan harinya, kurang lebih kami di rumah a fahrudy  itu 1 malam , dan tibalah hari dimana kami harus pulang (yah padahal masih betah banget, mmau jadi  orang Lombok ah). Saya dan a wakhid pun di anterin sama a fahruy menuju pelabuhan lembar pagi pagi karena berhubung kapal berangkat jam 09.00 WITA , kami pun pamit terlebih dahulu (salam untuk keluarga a fahrudy terimakasih banyak)
            Sesampainya di pelabuhan lembar kami bertemu kembali dengan a dimas (temannya the calista), berhubungkan kapal nya sama, setelah ngobrol ngobrol akhirnya kapal pun sampai di pelabuhan tanjung perak pada pagi hari jam 10 an , a dimas menawarkan pada kami untuk menginap dulu di rumahnya, saya pun mengiyakan berhubung a wakhid ada deadline dari kampus sehingga a wakhid pulang duluan , jadi tinggal saya sendiri nih . saya pun menginap di rumah a dimas banyak orang kok santai, jadi a dimas ini membuka jasa travelling gitu loh guys . saya diajaka keliling Surabaya ah gilaa baik banget pokonya.

            Keesokan harinya saya pun pulang menuju kircon bandung naik kereta tentunya, sesampainya di kircon malam hari saya nginap dulu tuh di stasiun  sendirian, pagi paginya saya menuju cimahi dan dijemput oleh teman saya Layla beserta pacarnya naik motor (rezeki anak sholehah), oh iya saya mengalami dehidrasi berat sampai bibir berdaraah karena ya you know lah saya kurang mnum. 
PENTING : Follow IG saya @santi_persib (jika ada yang mau ditanyakan) 


Oh iya ini rincian biaya nya 
Dari
Menuju
Harga
St. cimahi
St. kircon (bdg)
5000
St. kircon (bdg)
St. gubeng (sby)
110.000 (normal
: 94.000)
St. gubeng (berangkat dari rumah a dias)
Pel. Tanjung perak
50.000 (grab car untuk 3 orang)= 16.7000/orang
Pel. Tanjung Perak
Pelabuhan lembar (Lombok)
72.000+15.000(uang makan)= 87.000
Pel. lembar
Sembalun
500.000 (10 orang/mobil jadi 50.000)
Sembalun
Jalur tengah (termasuk jalur tengah-senaru)
300.000 (untuk 5 orang) , 60.000/orang
Senaru
mataram
300.000 (kebetulan kemarin 3 orang) 100.000/orang
(PULANG) pel. Lembar
Pel. Tanjung perak
87.000
Pel. Tanjung Perak
Stasiun  Gubeng
30.000 (car, jadi 10.000/orang)
St. Gubeng
St. kircon
94.000
St. kicon
St. Cimahi
5.000

Total  keberangkatan - kepulangan
624. 600

Biaya makan dan gaya hidup (oleh oleh maksudnya)
300.000 (cukup lah)

JADI TOTAL NYA
924. 600


 Tiket kapal legundi


 Ini view tempat kami camp di plawangan


 menuju plawangan senaru